Sunday, August 25, 2013

Maybelline Baby Lips SPF 20 Antioxidant Berry

Akhirnya........ setelah sekian lama , aku punya juga Maybelline Baby Lips Lipbalm SPF20 yang wangi berry. Sebetulnya dah lama penasaran dengan produk ini, tapi setiap mau beli kok ya maju mundur terus, karena sudah terlanjur cinta dengan Nivea lipbalm range. Karena dapat harga diskon dari minimarket, akhirnya ku ambil juga Maybelline Baby Lips ini. Lumayan, beli seharga Rp 12.500 dari harga Rp 18.500.





Maybelline Baby Lips ini mengandung SPF 20, walau tanpa filter UVA, tapi ada antioxidant-nya juga dari berry. Mengandung Centella Essence untuk regenerasi sel kulit, sehingga garis halus menipis, menambah elastisitas dan menghaluskan kulit. Jadi bisa melembabkan selama hingga 8 jam.

gak telalu kelihatan warna pink pucatnya ya?
Baby Lips ini bentuknya lucu banget, imut-imut, mengingatkan aku pada lipbalm yang aku pakai semasa SMA dan kuliah dulu. Warna biru dan pinknya juga gak kalah cute-nya. Kalau dilihat dari tube-nya, warnanya sedikit pink pucat, tapi setelah diaplikasikan ke bibir, gak berwarna sama sekali. Kelihatan berminyak pun enggak. Ada wangi berry -yang menurutku lebih mirip wangi bubblegum- tipis pas dicium dari tube, tapi setelah diaplikasikan ke bibir, wangi berry-nya tadi kalah dengan wangi chemical yg keluar. Yup, wangi chemical - wangi kimiawi yg mirip bau obat-obatan gitu deh. Mungkin kalau dah lama pakai, jadi terbiasa sih gak apa-apa ya, tapi aku gak suka dengan bau chemical seperti ini. Smells weird. Baby Lips juga gagal membuat bibirku lembab. /(*ι*)ヾ.

Pros:
- Harganya murah
- kemasannya cute
- SPF 20
- Mengandung antioxidant

Cons:
- Kurang melembabkan bibir
- bau chemical / kimia

Repurchase: No

Tuesday, August 20, 2013

Yoko Spa Milk Salt


Yang paling aku gak suka ketika luluran adalah rasanya yang lengket dan licin dibadan. Biarpun dah bilasan berapa lama juga licinnya gak hilang-hilang. Dan lengketnya itu bo...... gak nyaman banget deh rasanya. Belum lagi pas digosok dibadan butuh tenaga extra supaya daki-dakinya rontok, jadi berasa seperti nyuci baju. Alhasil butuh waktu yang lumayan lama buat luluran plus bilasannya.

That's why I change my lulur to this Yoko Spa Milk Salt. Sebetulnya variant dari Yoko ini banyak, ada yang tamarind, papaya, yoghurt dan kawan-kawan. Tapi favoritku ya yang susu ini. Karena wanginya susu, jadi berasanya seperti mandi susu (^.^) Dikemasannya tertulis fungsi lulur Yoko milk ini untuk whitening, smooth & baby skin, plus ada tambahan vit. E-nya. Harganya sekitar Rp 25.000-an untuk 1 pouch isi 300 gr.

Karena bahan dasarnya garam, jadi bentuk lulurnya ya garam, so agak sedikit pedih ya kalo kena luka atau lecet. Texturenya agak sedikit kasar, jadi gak usah digosok terlalu keras dibadan. Setelah dibalur / digosok ke kulit yang basah, tunggu 3 menit baru dibilas. Lumayan, bisa sambil sikat gigi dulu dan cuci muka selama menunggu. Yang jelas habis dibilas gak ada lagi rasa-rasa licin atau lengket lagi.
Terus terang kalau efek whitening sih gak berasa ya, tapi yang jelas kulit jadi berasa lebih halus. Baby skin? Yes.
Sebetulnya pouchnya ini ada klip-on untuk buka tutup, tapi entah kenapa aku gak pernah bisa nutupnya (`_´)ゞ hehehe.

Ingredientsnya:
Sodium Chloride, Glycerin, Sodium Laureth Sulfate, Fragrance, Olea Europea (Olive) fruit oil, Milk Protein, Vitamin E, Cl19140, Cl15985.

Pro:
- Gak butuh waktu lama buat luluran
- Gak berasa licin dan lengket setelah dibilas
- Wangi susu
- Baby skin effect, kulit jadi lebih halus.

Cons:
- Klip on yang gak pernah berfungsi
- Agak pedih kalau terkena luka

Repurchase: Yes. Definetly.

Friday, August 16, 2013

August Nail Laquer Haul

I picked these three at Etude House Mall Kelapa Gading, which they have so limited colour range of nail laquer.
They are (from left to right):
Dear My Party Nails #PPK007, #PPP503, and Look at My Cotton Candy Nails #CPP501 Look at Her


I will review them soon. Thx

Thursday, August 8, 2013

Garnier BB Cream

Akhirnya......... nulis lagi. Liburan gini kok ya malah berasanya males  banget ya buat ngereview. Okelah, akhirnya daku menulis juga daripada gak ngapa-ngapain main game mobile doang (Sebetulnya dah seminggu lebih ini rangka review dah ada, tapi ya itu, malesssss banget buat nulisnya.) .
Sekarang, lagi iseng pengen ngereview tentang produk yang agak ngeboom. It's Garnier BB Cream. Kenapa ngeboom? Karena produk ini sumpah harganya murce abis (apalagi masih dapet harga perkenalan hingga akhir Agustus ini bo....) dan gampang banget dibelinya. Di minimarket seperti Alfamart or Indomart juga ada.






Sebelumnya aku gak pernah pake yang namanya BB Cream (ndeso ya?) sebab Foundation Cream aja masih 1 jar, blum lagi aku pikir 2 way cake juga cukup buat nutupin wajah. But everyting is change ketika aku ngelewatin alley minimarket. Disitu terdisplay dengan manisnya Garnier BB Cream ini. dengan harga tertera Rp 16.500. What? emang ada apa BB Cream seharga segini? Tapi karena di rak display masih harga normal Rp 22.000 aku batal untuk beli (pelit banget ya? cuma beda harga berapa ribu perak juga) Masalahnya bukan beda harga berapa ribunya, tapi prinsipil, harusnya diskon tapi kok gak di-diskon? (Yeap, I'm typical emak rumah tangga yang seperti sering anda lihat di supermarket, menuntut harga diskon walaupun cuma berapa ribu perak).
Finally I got the BB Cream at Watson with others last month's haul.

What Garnier BB Cream says about itself:
- Membuat wajah cerah bersinar
- Menyamarkan bekas jerawat & noda hitam
- Melembabkan & menutrisi kulit
- Mengurangi kilap bagai memakai bedak
- Meratakan warna kulit
Jadi, Garnier BB Cream ini bisa juga dipakai sebagai pengganti moisturizer. Dan yang paling oke, ini udah SPF 21 PA++. Well, it's not much, tapi lumayanlah.

And what I say about this one:
BB Cream ini cuma ada 1 warna, dan kata mbak SA-nya it blends on all skin colour. Untungnya blends in well dengan skin tone aku.




sebelah kiri pakai Garnier BB Cream, sebelah kanannya enggak


It has typical Garnier scent, wangi lemon yang segar. Buat aku yang gak bisa ketinggalan moisturizer, sepertinya gak mungkin deh BB Cream ini menggantikan moisturizerku. Sunbock juga. So, biasanya rutinitas tetep moisturizer - sunblock - baru BB Cream. Dengan diberi jeda supaya masing-masing produk meresap.  Hasilnya akan lebih bagus bila diaplikasikan tipis-tipis, biar gak cakey. Aku pernah saking buru-burunya sebelum si sunblock meresap sempurna, langsung aku tiban BB Cream ini, hasilnya jadi agak aneh, kurang gitu meresap, agak ngeblok and cakey.
Hasilnya lumayan juga kok untuk menutupi jerawat dan bekas-bekasnya yang ada dimuka. It last about 4 hours outdoor, dan mungkin bisa sekitar 6 jam bila diruangan ber AC dan tangan gak iseng garuk-garuk or ngusap-ngusap muka.
Kalau bagian mengurangi minyak........ hard to say, karena sunblock-ku alcohol base, dan menurutku ada oil controlnya, jadi gak kitu pengaruh ya buatku.

Over all, this is a great BB Cream in a budget. Dengan harganya yang murah, dan hasil yang gak murahan-murahan amat, I cannot complain.

Pros:
- Harganya murah
- Mudah ditemukan hingga ke mini market
- Hasilnya untuk menutupi jerawat dan bekasnya lumayan tercover
- SPF 21 PA++

Cons: None

Repurchase: Absolutely. Why not?

Friday, July 26, 2013

Olay Total Effect Advanced Daily Moisturizer with Cooling Effect



Sepagian blog-walking mengenai beauty surprise box yang lagi ngetrend, emang bikin ngiler. Bahkan bisa dibilang sedikit meracuni, tapi setelah dipikir-pikir dan ditimbang-timbang, subscribe di beauty box itu aku bakalan dapat produk yang belum tentu aku mau dan yang aku mau juga belum tentu aku dapatkan, so..... kayaknya jadi gak mau-mau amat deh. Dan kayaknya gak menutup kemungkinan trend Beauty Box gini juga bakalan jadi trend sesaat aja.

Well, back to the topic, karena aku merasa umurku bukan abege lagi, sekarang dah waktunya punya anti aging skin care, dan kebetulan supermarket sekitar rumah lagi kasi diskon gede, tanpa ragu aku comot si Olay Total Effect Advanced Daily Moisturizer with cooling effect.
si Olay Total Effect ini mengklaim untuk melawan 7 tanda penuaan, selain garis halus dan kerutan seperti kulit kering, kulit bernoda, pori-pori besar, kusam, kasar, juga warna kulit tidak merata. Seems like everyting is complete in a bottle ya (ヘ。ヘ) . Plus the cooling effect, I like someting cool on my face, to help me soothe my tired face. Kemasannya yang pump juga satu nilai plus buat aku, karena kemasan pump lebih higienis dibanding jar, apalagi kemasan jar itu bikin skin careku melilin -bahasaku ya- maksudnya si lotion or cream itu kalo kelamaan di jadi agak kering sampai mirip lilin. Kalau udah gitu, susah untuk diaplikasikan deh.
Produk ini juga dinyatakan oil-free, cepat menyerap, dermatologist-tested, non-comedogenic (tidak menyumbat pori). Whoa, what can I expect more?

Ingredients-nya yang aku copas dari official web-nya Olay:
water, glycerin , niacinamide, isohexadecane, dimethicone, aluminum starch octenylsuccinate, tocopheryl acetate, tocopherol, panthenol, sodium ascorbyl, phosphate, camellia sinensis leaf extract, mentha piperita (peppermint) leaf extract, cucumis sativus (cucumber) fruit extract, aloe barbadensis leaf juice, propylene glycol, menthyl lactate, isopropyl palmitate, caprylic/capric triglyceride, dimethiconol, titanium dioxide, sodium acrylates copolymer, polyethylene, cetearyl glucoside, sorbitan stearate, benzyl alcohol, cetearyl alcohol, cetyl alcohol, myristyl alcohol, stearyl alcohol, peg-100 stearate, zinc oxide, ammonium polyacrylate, citric acid, palmitic acid, stearic acid, imidazolidinyl urea, phenoxyethanol, sodium benzoate, potassium sorbate, disodium edta, bht, butylparaben, ethylparaben, isobutylparaben, methylparaben, propylparaben, fragrance.

Segera kucoba, bentuknya obviously lotion, dengan wewangian khas Olay. Butuh waktu 15 menitan supaya benar-benar menyerap dimuka hingga gak berasa agak berminyak lagi. Mungkin karena anti aging ya, jadi masih agak minyakan walaupun oil-free (pikirku). Tapi kok ya gak ada cooling effect-nya ya? Apa emang mukaku muka badak ya jadi gak berasa? But that's not a big problem.
Hari ke dua - ketiga, setiap kali aku applikasikan si OTE ini, sela-sela sudut hidung berasa perih. Dan aku ngerasa mukaku kok gak mulus seperti biasa ya? Emang sih mukaku gak semulus porselen, tapi juga gak gitu geradakan kayak aspal jalanan juga. Perasaan komedo juga jadi banyak sih? Kan non-comedogenic?
Hari ke empat - kelima, yang perih bukan cuma sudut hidung, tapi juga sudut bibir, plus kulitnya jadi kering agak mengelupas. Dimuka timbul jerawat segede jagung 2 biji. Ada juga jerawat kecil - kecil lainnya.
Hari selanjutnya aku stop deh pemakaiannya. Fiuh (´~`) .
Aku coba contact mereka lewat Facebook, dan para admin yang lumayan interaktif disana menyatakan bahwa kulitku iritasi dengan si OTE ini dan dianjurkan untuk dihentikan.

Mungkin untuk yang berkulit gak sesensitif seperti aku, OTE ini, salah satu skin care anti aging yang bisa dipertimbangkan, selain karena harganya yang bisa aku bilang bersaing, juga gampang dibeli di supermarket atau mini market sekitar. But too bad, this one is definetly is not for me.

Pro:
- Harganya bersaing
- Gampang didapat
- Kemasan pump yg lebih higienis

Con: - Bikin breakout

Repurchase: Definitely NO

Saturday, July 20, 2013

Mavala Eye-Lite Khol Kajal Pencil

I was looking for a medium lasting eyeliner, the one that to be used just for a short outgoings. Since I am me, I want something with intens colour. I inteded to buy a white one, but it's gonna be a waste I'm affraid, since I already have one from Etude. Then this blue colour looked shining in front of me. It was Mavala Eye-Lite Khol Kajal Pencil in Bleu Argenté with metallic blue shade.





The swatch


I bought in from Watson, for around 89.000 idr. But, the pencil is hard to use, and doesn't slide as smooth as I expected. It's not suppose to be kajal, in other hand a bit chalky (or should I say dry?) I have to slide it few times on my upper lid to have it pigmented.
The staying power is good, last about two hours, longer than that, I have to retouch. I can say it waterproof, washing face with water (and only water) won't erase it, as long as u don't rub it.

After having a bath. A bit blur


After bath and body lotion. Gone 


With single use -without primer and eyeshadow- it smudge over my oily eyelid. It stamping the colour to my upper lid. Well, the smudge is less visible when I use eyeshadow.
I'm not expecting a kajal will be this hard and chalky. Maybe for some dry or normal skin, this eyeliner tends to be waterproof, but not for oily one.

Pros:
- Good colour

Cons:
- Hard and dry
- Smudge

Repurchase: No


Note 18 November 2013:
After few times using and sharpening, this eyeliner becomes less chalky and soften a little bit

Thursday, July 18, 2013

Biore UV Aqua Rich Watery Mousse SPF 50+ PA+++

When I'm in quest to find the right sunblock, I found this one as hundreds' person HG. It's Biore UV Aqua Rich Watery Mousse SPF 50+ PA+++ (^~^).

sorry for a bit blur image



I read a lot of good reviews about this product, and found out that it is a perfect mate for oily skin. It's alcohol base sunscreen, but also has hyaluronic acid and citrus essence to keep skinh hydrated.
I bought this around Rp 133.000 in Guardian, for 33 gr. A bit pricey I think.

And here comes the testing time ..... the texture is.... mousse - of course.





I love the cooling sensation when it touches my skin, with light refreshing scent of citrus as well. It sinks in instantly and doesn't feel oily at all. Yay... . \(^▽^)/ I don't feel like using sunscreen. Maybe I can say it has some kind of oil control as well.
After application, it leaves some kind of titanium finish (wait, it was my gunpla (*^^*) ) I mean it give some sort of sheer metallic colour, some kind of white cast maybe, but it's kind of metallic. Well, I don't mind since it's still acceptable with my skin tone, it will gone after moments anyway.


left side without the sunscreen, right side with the sunscreen

I always use it after moisturizer, followed by pressed powder, and it makes my powder runs smoothly. It doesn't make my BB Cream cakey as well. After few days of usage, I realize it doesn't clog my pores. The hyaluronic acid also does it job well, since the sunscreen doesn't dries my skin even it is alcohol base.
But I don't think its protecting enough, because after a mid day outdoor walk, I realize that my cheek become a bit red. Well, too bad for such a high spectrum sunscreen like this.

Pro:
- High spectum, SPF 50+ PA+++
- Doesn't make skin oily
- Has some kind of oil control.
- Sinks in instantly

Cons:
- A bit pricey
- Not protecting enough

Repurchase: No