Friday, October 11, 2013

Skinfood Black Raspberry Eye Cream (Wrinkle Care)



I get this sachet size eyecream as a complimentary gift from Riebutik (that's why I love to shop at Riebutik). I already use eyecream since a decade ago - maybe, because I have genetic eye-bag. So, I'm glad to have this as a gift, because I know, it will be useful. Especially its a wrinkle care eyecream. Even I don't have wrinkles or fine lines in eye area, but as a woman in my age, I think I really need this.
"This functional eye cream rapidly enhances resilience around your eyes." That's what written in the back of the sachet.

It has pale pink colour with strong scent of black raspberry - which to me more like wood forest smell. I don't really mind about it, because I apply it on my around my eyes, so I barely smell it.
The texture is cream, which needs a little time to absorb. But after it sinks in, it doesn't have any oilyness at all. I use it just like I use my ordinary eye cream, with patting on the lid and small pinch below my eye. And what I do feel is my eyes area is smoother. It doesn't irritate my sensitive eyes as well.
But, since I don't have wrinkles or fine lines, and I ony have the sachet size, I can't tell wether it can reduce wrinkles or not.

For you who interested to buy this product in normal size (25gr) it costs around Rp 200.000 - 250.000 depends on the online shop. a  bit pricey I think

Pro:
- Softening eye skin
- Doesn't irritate sensitive eye

Cons:
- Takes time to absorb and eliminate the oily feeling
- Strong smell for some people
- Pricey

Recommended: Yes

Repurchase: I think I want to give another brand a chance

Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Series

Hello guys.........
kali ini daku mau me-review produk yang dah lama nangkring di meja rias dan sisi ranjang. It is Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Series.
Dari awal, sebetulnya memang dah pengen bikin review tentang ini Hada Labo ini, apalagi produk ini cukup bikin heboh dunia skin care dan beauty forum, tapi entah kenapa reviewnya malah tersusul oleh produk-produk lainnya.

Pertama kali ngeliat ini di supermarket, kaget banget, masa ada produk luar harganya cuma 20 - 30 ribuan? Ternyata Hada Labo yang aslinya dari Jepang dah bikin pabrik disini, jadi mereka produksi disini, tapi untuk tetap memjaga kualitas, bahan bakunya tetap didatangkan dari Jepang sana. Alhasil kualitas tetap standard mereka, tapi harga lebih murah.
Di Jepang sana, Hada Labo mampu terjual 1 botol setiap 2 detiknya. What? really? ⊙▂⊙
What interest me more adalah konsep mereka yang Perfect X Simple, yaitu ngak mengandung bahan - bahan yang ngak diperlukan kulit kita, seperti pewarna, pewangi, dan mineral oil.
Yay.... what can't we love more than good and cheap product? \(^▽^)/


Karena kulitku biarpun berminyak, tapi sering dehidrasi, so aku pilih Gokujyun Ultimate Moisturizing Series, yang botolnya warna putih. Seperti namanya - Ultimate Moisturizing, maka produk ini dikhususkan untuk memberi kelembaban pada wajah.
Kenapa Produk ini mampu melembabkan wajah? Kandungan 3 utamanya adalah:
- Hyaluronic Acid, yang dikenal juga sebagai elixir of youth atau cairan awet muda. Mungkin karena kemampuannya untuk meregenarasi jaringan kulit. 1 gram Hyaluronic Acid juga mampu menahan hingga 6 liter air, sehingga mampu mengikat kadar air di kulit, so pasti kulit kita lebih lembab jadinya.
- Super Hyaluronic Acid, yang mampu melembabkan kulit 2 kali lebih lama dari Hyaluronic Acid.
- Nano sized Hyaluronic Acid, dengan ukurannya yang lebih kecil dari Hyaluronic Acid biasa, sehingga mampu meresap ke lapisan kulit yang dalam.

Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion


Karena kulitku berminyak, so aku ambil yang stip hijau. Untuk yang kulitnya normal- kering tersedia yang strip orange.
Don't be fooled dengan embel-embel Lotion, karena ini gak seperti lotion yang kita kenal biasanya. Bentuknya bening dan cair, seperti air aja deh. Cara pakainya, cukup teteskan 3-4 tetes ke telapak tangan, ratakan ke 2 telapaknya, trus ditepuk-tepuk hingga meresap ke muka. Fungsinya sebagai pre-moisturizer, jadi lotion ini mempersiapkan kulit kita untuk menerima dan memaksimalkan skin care selanjutnya.



Gokujyun Ultimate Moisturizing Milk


Ini pelembabnya. Abis pakai lotion, diikuti oleh milknya. Caranya pakainya sama, cuma karena lebih pekat, kayaknya 2-3 tetes aja cukup deh.
Karena pemakaian baik Lotion maupun Milk-nya cuma rata-rata 3 tetes, jadinya irit banget kan ....


Awal-awal pemakaian, satu persatu jerawat kecil-kecil keluar, tapi gapapa, karena berarti kotoran yang ada didalam kulit keluar. Setelah seminggu pakai Gokujyun Series ini, memang keliatan sih pori-poriku jadi lebih halus, muka lebih kenyal kayak mochi. Yang jelas sih memang lebih lembab. Seneng banget deh kalo ngaca. \(^▽^)/
Minggu kedua, mukaku masih tetep kenyalnya, tapi kok agak iteman ya? So, aku rajin-rajin pakai sunblock. Tapi tetep menggelap, walaupun gak keluar rumah. Akhirnya dengan berat hati, aku stop pemakaian si Goku ini. ╥﹏╥ sedih banget, karena sebetulnya dah berasa enak banget pakenya hingga berasanya dah jatuh cinta sama si Hada Labo ini. Patah hati juga akhirnya. ╥﹏╥

Tapi karena gak mau rugi, Goku series ini masih aku pakai malam hari sebelum tidur. Lotionnya aku pakai sebelum night cream, sedang milk-nya aku combine dengan body lotion. Hasilnya, bikin body lotion lebih maksimal. Kulit badan yang tadinya kering -apalagi kalo tidur kena AC- jadi lebih lembab.

Pros:
- Harganya terjangkau
- Gampang ditemukan
- Mengecilkan pori-pori
- Membuat wajah lebih lembab dan kenyal

Cons:
- Bikin wajah sensitif dengan matahari alias menggelap

Repurchase: No

Tuesday, September 24, 2013

Biore UV Aqua Rich Watery Jelly SPF 30 PA+++

Hello........ I don't know why, recently I feel so lazy to write a review, mabye because the weather in Jakarta is sooo hot, makes me feel lazy doing anyting.

Well, now I would like to review Biore UV Aqua Rich Watery Jelly SPF 30 PA+++. It's still from Biore UV Aqua Rich Range, but this one has the lowest spectrum among all, but can be used for face and body.





ingredients-nya


It cost around Rp 100.000 in drugstores, for 90 ml. Quite generous I think. Maybe because it meant for face and body.
The textue is jelly like lotion, with lemon scent and cooling effect, which refresh my face and skin.



Unlike Biore UV Aqua Rich watery foam , this one doesn't leave white cast, but takes a little time to makes it really sink in my skin. It takes about 10-15 minutes to make it really absorbed without any track of oilyness. If I was in hurry to put on powder or BB Cream, it seems like the powder blocks my face, or the BB Cream won't sink in my face and become cakey.

One thing I notice, even this one has the lowest spectrum, it shield my skin better than Aqua Rich Foam Base, which has SPF 50. My skin doesn't get darker after a mid-day walk.

Pros:
- SPF 30 PA+++, protecting enough
- cheaper, for 90 ml a bottle
- Cooling sensation
- fresh lemon scents
- No whitecast


Cons
- takes time to absorb

Repurchase: Yes

Sunday, August 25, 2013

Maybelline Baby Lips SPF 20 Antioxidant Berry

Akhirnya........ setelah sekian lama , aku punya juga Maybelline Baby Lips Lipbalm SPF20 yang wangi berry. Sebetulnya dah lama penasaran dengan produk ini, tapi setiap mau beli kok ya maju mundur terus, karena sudah terlanjur cinta dengan Nivea lipbalm range. Karena dapat harga diskon dari minimarket, akhirnya ku ambil juga Maybelline Baby Lips ini. Lumayan, beli seharga Rp 12.500 dari harga Rp 18.500.





Maybelline Baby Lips ini mengandung SPF 20, walau tanpa filter UVA, tapi ada antioxidant-nya juga dari berry. Mengandung Centella Essence untuk regenerasi sel kulit, sehingga garis halus menipis, menambah elastisitas dan menghaluskan kulit. Jadi bisa melembabkan selama hingga 8 jam.

gak telalu kelihatan warna pink pucatnya ya?
Baby Lips ini bentuknya lucu banget, imut-imut, mengingatkan aku pada lipbalm yang aku pakai semasa SMA dan kuliah dulu. Warna biru dan pinknya juga gak kalah cute-nya. Kalau dilihat dari tube-nya, warnanya sedikit pink pucat, tapi setelah diaplikasikan ke bibir, gak berwarna sama sekali. Kelihatan berminyak pun enggak. Ada wangi berry -yang menurutku lebih mirip wangi bubblegum- tipis pas dicium dari tube, tapi setelah diaplikasikan ke bibir, wangi berry-nya tadi kalah dengan wangi chemical yg keluar. Yup, wangi chemical - wangi kimiawi yg mirip bau obat-obatan gitu deh. Mungkin kalau dah lama pakai, jadi terbiasa sih gak apa-apa ya, tapi aku gak suka dengan bau chemical seperti ini. Smells weird. Baby Lips juga gagal membuat bibirku lembab. /(*ι*)ヾ.

Pros:
- Harganya murah
- kemasannya cute
- SPF 20
- Mengandung antioxidant

Cons:
- Kurang melembabkan bibir
- bau chemical / kimia

Repurchase: No

Tuesday, August 20, 2013

Yoko Spa Milk Salt


Yang paling aku gak suka ketika luluran adalah rasanya yang lengket dan licin dibadan. Biarpun dah bilasan berapa lama juga licinnya gak hilang-hilang. Dan lengketnya itu bo...... gak nyaman banget deh rasanya. Belum lagi pas digosok dibadan butuh tenaga extra supaya daki-dakinya rontok, jadi berasa seperti nyuci baju. Alhasil butuh waktu yang lumayan lama buat luluran plus bilasannya.

That's why I change my lulur to this Yoko Spa Milk Salt. Sebetulnya variant dari Yoko ini banyak, ada yang tamarind, papaya, yoghurt dan kawan-kawan. Tapi favoritku ya yang susu ini. Karena wanginya susu, jadi berasanya seperti mandi susu (^.^) Dikemasannya tertulis fungsi lulur Yoko milk ini untuk whitening, smooth & baby skin, plus ada tambahan vit. E-nya. Harganya sekitar Rp 25.000-an untuk 1 pouch isi 300 gr.

Karena bahan dasarnya garam, jadi bentuk lulurnya ya garam, so agak sedikit pedih ya kalo kena luka atau lecet. Texturenya agak sedikit kasar, jadi gak usah digosok terlalu keras dibadan. Setelah dibalur / digosok ke kulit yang basah, tunggu 3 menit baru dibilas. Lumayan, bisa sambil sikat gigi dulu dan cuci muka selama menunggu. Yang jelas habis dibilas gak ada lagi rasa-rasa licin atau lengket lagi.
Terus terang kalau efek whitening sih gak berasa ya, tapi yang jelas kulit jadi berasa lebih halus. Baby skin? Yes.
Sebetulnya pouchnya ini ada klip-on untuk buka tutup, tapi entah kenapa aku gak pernah bisa nutupnya (`_´)ゞ hehehe.

Ingredientsnya:
Sodium Chloride, Glycerin, Sodium Laureth Sulfate, Fragrance, Olea Europea (Olive) fruit oil, Milk Protein, Vitamin E, Cl19140, Cl15985.

Pro:
- Gak butuh waktu lama buat luluran
- Gak berasa licin dan lengket setelah dibilas
- Wangi susu
- Baby skin effect, kulit jadi lebih halus.

Cons:
- Klip on yang gak pernah berfungsi
- Agak pedih kalau terkena luka

Repurchase: Yes. Definetly.

Friday, August 16, 2013

August Nail Laquer Haul

I picked these three at Etude House Mall Kelapa Gading, which they have so limited colour range of nail laquer.
They are (from left to right):
Dear My Party Nails #PPK007, #PPP503, and Look at My Cotton Candy Nails #CPP501 Look at Her


I will review them soon. Thx

Thursday, August 8, 2013

Garnier BB Cream

Akhirnya......... nulis lagi. Liburan gini kok ya malah berasanya males  banget ya buat ngereview. Okelah, akhirnya daku menulis juga daripada gak ngapa-ngapain main game mobile doang (Sebetulnya dah seminggu lebih ini rangka review dah ada, tapi ya itu, malesssss banget buat nulisnya.) .
Sekarang, lagi iseng pengen ngereview tentang produk yang agak ngeboom. It's Garnier BB Cream. Kenapa ngeboom? Karena produk ini sumpah harganya murce abis (apalagi masih dapet harga perkenalan hingga akhir Agustus ini bo....) dan gampang banget dibelinya. Di minimarket seperti Alfamart or Indomart juga ada.






Sebelumnya aku gak pernah pake yang namanya BB Cream (ndeso ya?) sebab Foundation Cream aja masih 1 jar, blum lagi aku pikir 2 way cake juga cukup buat nutupin wajah. But everyting is change ketika aku ngelewatin alley minimarket. Disitu terdisplay dengan manisnya Garnier BB Cream ini. dengan harga tertera Rp 16.500. What? emang ada apa BB Cream seharga segini? Tapi karena di rak display masih harga normal Rp 22.000 aku batal untuk beli (pelit banget ya? cuma beda harga berapa ribu perak juga) Masalahnya bukan beda harga berapa ribunya, tapi prinsipil, harusnya diskon tapi kok gak di-diskon? (Yeap, I'm typical emak rumah tangga yang seperti sering anda lihat di supermarket, menuntut harga diskon walaupun cuma berapa ribu perak).
Finally I got the BB Cream at Watson with others last month's haul.

What Garnier BB Cream says about itself:
- Membuat wajah cerah bersinar
- Menyamarkan bekas jerawat & noda hitam
- Melembabkan & menutrisi kulit
- Mengurangi kilap bagai memakai bedak
- Meratakan warna kulit
Jadi, Garnier BB Cream ini bisa juga dipakai sebagai pengganti moisturizer. Dan yang paling oke, ini udah SPF 21 PA++. Well, it's not much, tapi lumayanlah.

And what I say about this one:
BB Cream ini cuma ada 1 warna, dan kata mbak SA-nya it blends on all skin colour. Untungnya blends in well dengan skin tone aku.




sebelah kiri pakai Garnier BB Cream, sebelah kanannya enggak


It has typical Garnier scent, wangi lemon yang segar. Buat aku yang gak bisa ketinggalan moisturizer, sepertinya gak mungkin deh BB Cream ini menggantikan moisturizerku. Sunbock juga. So, biasanya rutinitas tetep moisturizer - sunblock - baru BB Cream. Dengan diberi jeda supaya masing-masing produk meresap.  Hasilnya akan lebih bagus bila diaplikasikan tipis-tipis, biar gak cakey. Aku pernah saking buru-burunya sebelum si sunblock meresap sempurna, langsung aku tiban BB Cream ini, hasilnya jadi agak aneh, kurang gitu meresap, agak ngeblok and cakey.
Hasilnya lumayan juga kok untuk menutupi jerawat dan bekas-bekasnya yang ada dimuka. It last about 4 hours outdoor, dan mungkin bisa sekitar 6 jam bila diruangan ber AC dan tangan gak iseng garuk-garuk or ngusap-ngusap muka.
Kalau bagian mengurangi minyak........ hard to say, karena sunblock-ku alcohol base, dan menurutku ada oil controlnya, jadi gak kitu pengaruh ya buatku.

Over all, this is a great BB Cream in a budget. Dengan harganya yang murah, dan hasil yang gak murahan-murahan amat, I cannot complain.

Pros:
- Harganya murah
- Mudah ditemukan hingga ke mini market
- Hasilnya untuk menutupi jerawat dan bekasnya lumayan tercover
- SPF 21 PA++

Cons: None

Repurchase: Absolutely. Why not?